TUGAS 1 KEWIRAUSAHAAN

Posted: October 30, 2012 in artikel sederhana, ekonomi manajemen


A. KEWIRAUSAHAAN

    Kewirausahaan dalam bahasa inggris yaitu Entrepreneurship yaitu proses mengindentifikasi, mengembangkan dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi dalam kewirausahaan yaitu inovatif untuk lebih baik dari sesuatu. Penrose (1963) kegiatan kewirausahaan mencakup indentfikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Tujuan dari kewirausahaan yaitu terciptanya usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastian.

B. WIRAUSAHAWAN

    Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan.
Seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul. Wirausahawan menciptakan sebuah bisnis baru dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian untuk tujuan mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan mengidentifikasi peluang signifikan dan sumber daya yang diperlukan. Ada empat subkategori menjadi wirausahawan, yaitu (wikipedia.com)

1. Penemu, mendefinisikan konsep, unik, baru, penemuan atau metodologi

2. Inovator, menerapkan sebuah teknologi baru atau metodologi untuk memecahkan masalah baru.

3. Marketer, mengidentifikasi kebutuhan di pasar dan memenuhinya dengan produk baru atau produk substitusi yang lebih efisien.

4. Oportunis, pada dasarnya sebuah broker, pialang, yang menyesuaikan antara kebutuhan dengan jasa diberikan dan komisi.

Menurut Imam Santoso Sukardi ada 9 perilaku wirausaha yaitu :

1.     perilaku instrumental

2.     perilaku prestatif

3.     perilaku keluwesan bergaul

4.     perilaku kerja keras

5.     perilaku keyakinan diri

6.     perilaku pengambilan risiko

7.     perilaku swa kendali

8.     perilaku inovatif

9.     perilaku kemandirian

C. KUNCI PENTING WIRAUSAHAWAN (ENTREPRENEUR).

    Menurut pendapat saya, tingkat keberhasilan seorang wirausahawan
ini adalah dari karakter dari sang wirausahawan tersebut. Karakter wirausahawan tersebut dapat dilihat saat memulai usaha, melaksanakan usaha, pertahanan usaha tersebut sehingga dapat dikembangkan. Identifikasi sikap seorang wirausahawan yang dapat diangkat dari kegiatannya sehari-hari, sebagai berikut (wikipedia):

1. Disiplin

Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki kedisiplinan yang tinggi. Arti dari kata disiplin itu sendiri adalah ketepatan komitmen wirausahawan terhadap tugas dan pekerjaannya.
Ketepatan yang dimaksud bersifat menyeluruh, yaitu ketepatan terhadap waktu, kualitas pekerjaan, sistem kerja dan sebagainya

2. Komitmen Tinggi

Komitmen adalah kesepakatan mengenai sesuatu hal yang dibuat oleh seseorang, baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Dalam melaksanakan kegiatannya, seorang wirausahawan harus memiliki komitmen yang jelas, terarah dan bersifat progresif (berorientasi pada kemajuan). Komitmen terhadap dirinya sendiri dapat dibuat dengan identifikasi cita-cita, harapan dan target-target yang direncanakan dalam hidupnya

3. Jujur

Kejujuran merupakan landasan moral yang kadang-kadang dilupakan oleh seorang wirausahawan.

4. Kreatif dan Inovatif

Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut sebaiknya dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar.

5. Mandiri

Apabila orang tersebut dapat melakukan keinginan dengan baik tanpa adanya ketergantungan pihak lain dalammengambil keputusan atau bertindak, termasuk mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa adanya ketergantungan dengan pihak lain

6. Realistis

Apabila orang tersebut mampu menggunakan fakta/realita sebagai landasan berpikir yang rasional dalam setiap pengambilan keputusan maupun tindakan/ perbuatannya.

Menurut McClelland (1961) dalam Suryana (2001), Karakteristik dari wirausahawan adalah:

a.       Keinginan untuk berprestasi

b.      Keinginan untuk bertanggung jawab

c.       Preferensi kepada resiko-resiko menengah

d.      Persepsi kepada kemungkinan berhasil

e.       Rangsangan oleh umpan balik

f.       Aktivitas energik

g.      Orientasi ke masa depan

h.      Keterampilan dalam pengorganisasian

i.        Sikap terhadap uang

Karakteristik wirausahawan yang sukses dengan n Ach tinggi :

a. Kemampuan inovatif

b. Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)

c. Keinginan untuk berprestasi

d. Kemampuan perencanaan realistis

e. Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan

f. Obyektivitas

g. Tanggung jawab pribadi

h. Kemampuan beradaptasi

i. Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator

D. PENCAPAIAN TUJUAN EKONOMI

Terdapat tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi menurut Mc Clelland

1. Kebutuhan untuk berprestasi (n-Ach)

n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi, karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut. Contoh: karyawan memiliki ide-ide untuk memperbaiki sistem kerja yang berlangsung untuk meningkatkan produktifitas.

2. Kebutuhan untuk berafiliasi (n Afil)

Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi. Contoh: karyawan perlu pergaulan antar sesama karyawan. Oleh karena itu perusahaan terkadang mengadakan kegiatan rekreasi bersama, kegiatan kompetisi ataupun kegiatan sosial lainya.

3. Kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)

Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.

E. PELUANG USAHA

Suatu usaha harus sesuai dengan kebutuhan konsumen pada saat itu agar usaha tersebut dapat berjalan dan berkembang. Terdapat sumber-sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru adalah sebagai berikut.

– Konsumen, yaitu wirausahawan harus selalu memperhatikan apa yang menjadi keinginan konsumen atau memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengungkapkan keinginan mereka.

– Perusahaan yang sudah ada, yaitu wirausahawan harus selalumemperhatikan dan mengevaluasi produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan yang sudah ada dan kemudian mencari cara untuk memperbaiki penawaran yang sudah ada sehingga dapat membentuk peluang baru.

– Saluran distribusi, merupakan sumber gagasan baru yang sangat baik karena kedekatan mereka dengan kebutuhan pasar.

– Pemerintah, merupakan sumber pengembangan gagasan baru dengan dua cara yaitu melalui dokumen hak-hak paten yang memungkinkan pengembangan suatu produk yang baru, dan melalu peraturan pemerintah terhadap dunia usaha yang memungkinkan muncuknya suatu gagasan tentang usaha baru.

– Penelitian dan pengembangan. merupakan suatu kegiatan yang sering menemukan atau menghasilkan suatu gagasan produk baru atau perbaikan terhadap produk yang sudah ada.

F. ANALISA PULANG POKOK (BREAK EVENT POINT)

Analisa Pulang Pokok adalah proses menghasilkan informasi yang mengikhtisarkan berbagai tingkat keuntungan dan kerugian yang berkaitan dengan berbagai tingkat produksi .
Unsur-unsur analisa pulang pokok adalah:

1. biaya tetap, biaya yang dikeluarkan secara periodik dan besarnya selalu konstan atau tetap

2. biaya variabel, Biaya variabel adalah biaya yang besarnya selalu berubah, tergantung pada volume usaha atau bisnis yang kita lakukan

3. biaya total, Seluruh biaya yang dikorbankan yang merupakan totalitas biaya tetap ditambah biaya variabel

4. pendapatan total, seluruh pendapatan yang diperoleh dari jumlah barang yang terjual pada saat tingkat harga tertentu

5. keuntungan (laba)

6. kerugian

7. titik pulang pokok, untuk menentukan seberapa banyak satuan yang harus dijual atau seberapa banyak volume penjualan yang harus dicapai agar tercapai posisi pulang pokok (tidak rugi tidak untung)

G. WARALABA (FRANCHISING)

Waralaba adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada konsumen, dimana pemilik merek memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisni dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu. Jenis waralaba dibagi menjadi dua, yaitu waralaba luar negeri dan waralaba dalam negeri.

H. PEMASARAN LANGSUNG

    pemasaran langsung adalah proses penyampaian pesan maupun produk kepada pelanggan melalui berbagai medin, seperti media cetak, media komunikasi, media elektronik, media online, dll. Pada penyelesaian masalah pada pemasaran langsung, maka terdapat beberapa teknik alternatif, antara lain:

1) periklanan terklarifikasi,

2) periklanan display,

3) kiriman pos langsung,

4) katalog penjualan,

5) pemasaran tanggapan langsung media.

I. KEPEMILIKAN

Kepemilikan adalah kekuasaan yang didukung secara sosial untuk memegang kontrol terhadap sesuatu yang dimiliki secara eksklusif dan menggunakannya untuk tujuan pribadi. Bentuk-bentuk kepemilikan antara lain sebagai berikut.

1) kepemilikan perseorangan, dimiliki dan dijalankan oleh 1 orang, sehingga laba yang diterima tidak perlu dibagi-bagi.

2) kepemilikan kongsi, dimiliki dan dijalankan oleh 2 orang atau lebih, kepemilikan bersama atas harta, umur perusahaan terbatas, adanya pembagian laba.

3) perusahaan perseroan, perusahaan yang memiliki badan hukum, kewajiban pemilik saham terbatas pada jumlah saham yang dimilikinya, kepemilikan perusahaan dapat berpindah tangan, eksistensi relatif stabil.

J. BERAKHIRNYA USAHA

Sebuah usaha didirikan tentunya untuk menghasilkan sebuah profit. Ketika suatu usaha mengalami manajemen yang buruk dan mengalami rugi yang sulit untuk diperbaiki, maka diharuskan dilakukan sebuah tindakan. Berikut ini merupakan alternatif ketika berakhirnya sebuah usaha adalah sebagai berikut.

1) likuidasi, merupakan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Pengertian lain adalah kemampuan seseorang atau perusahaan untuk memenuhi kewajiban atau utang yang segera harus dibayar dengan harta lancarnya Menurut PP 25 tahun 1999 pasal 1.

2) reorganisasi,

3) perpanjangan waktu pembayaran.

Mau lihat dalam bentuk pdf ?


Referensi

http://ste84fredy.blog.com/2010/06/04/pengertian-likuidasi/, 2012

http://id.wikipedia.org/wiki/Kewirausahaan, 2012

http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2166323-analisa-pulang-pokok-break-event/#ixzz2AnXbiAcq, 2012

http://id.wikipedia.org/wiki/Wirausahawan, 2012

http://k2ichsan.blogspot.com/2012/01/materi-i-mengidentifikasi-sikap-dan_07.html, 2012

dan berbagai macam laman web lainnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s