Tugas 2 etika profesi

Posted: May 2, 2012 in artikel sederhana

Perbedaan Moral dan Etika

Moral merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa latin yaitu moralitas. Kehidupan sehari-hari, kata moral ini digunakan dan diartikan bagi manusia yang bertindak positif dimata orang lain. Menurut wikipedia (2012), moral merupakan kondisi pikiran, perasaan, ucapan, dan perilaku manusia yang terkait dengan nilai-nilai baik dan buruk.Moral berkaitan dengan budaya dan agama sehingga memiliki sebuah standar yang berbeda-beda sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat seperti adat istiadat dan kebiasaan. Contoh perbuatan moral baik dalam kehidupan sehari-hari seperti beribadah kepada tuhan yang maha esa, berkata-kata yang sopan kepada orang tua.

Etika berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.Etika merupakan sebuah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Contoh perbuatan etika baik dalam kehidupan sehari-hari yaitu berpakaian yang sopan.

Etika dan moral sama artinya namun terdapat perbedaannya. Moral di pakai untuk perbuatan yang sedang di nilai, sedangkan etika di pakai untuk system nilai yang Ada. Moral lebih mengarah ke agama dan budaya sedangkan etika berdasarkan ilmu pengetahuan dan akal pikir manusia.

 

Paham Kantianisme dan Utilitariansime

Kantianisme merupakan sebuah paham dimana setiap pengambilan sebuah keputusan, kita harus membayang kan bagaimana bila kita adalah pihak yang dirugikan. Keputusan-keputusan yang diambil selalu mempertimbangkan resiko-resiko sehingga dapat meminimkan kerugian. Contohnya: permasalahan limbah cair industri yang terkadang langsung dibuang ke sungai. Apabila seorang insinyur keteknikan pada perusahan tersebut memiliki paham kantianisme, ia akan mempertimbangkan dan mencari beberapa solusi alternatif untuk mengurangi dampak pencemaran lingkungan. insinyur keteknikan itu pun mengerti apabila limbah cair industri itu langsung dialiri ke sungai maka akan mencemari lingkungan, mengotori air tanah sehingga penduduk sekitar akan kesulitan mendapatkan air bersih, dan melenyapka kehidupan binatang air yang ada di sungai.

Utilitariansme menjelaskan mengenai pengambilan keputusan dipertimbangkan dan dipilih untuk sebanyak-banyaknya kesenangan banyak orang. Pilihan keputusan yang diambil pastinya yang lebih bermanfaat bagi banyak orang. Contoh: pemanfaatan lahan kosong pada suatu wilayah dimana dicari pilihan dan memilih pilihan yang terbaik yang dapat diamanfaatkan orang banyak seperti membuat tempat olahraga, tempat ibadah, pos keamanan lingkungan, dan lain-lain.

Seorang insinyur keteknikan diharuskan memiliki kedua paham tersebut yaitu kantianisme dan utilitariansme (opini) karena ketika seorang insinyur keteknikan mengalami dan menemukan sebuah permasalahan, ia tidak hanya meminimkan sebuah dampak dari permasalahan tersebut namun ia juga dapat mempertimbangkan merubah sebuah dampak menjadi suatu yang berguna bagi orang lain.

 

Dilema Moral

Menurut kamus besar bahasa indonesia, dilema merupakan sebuah situasi yang mengharuskan orang melakukan pilihan antara dua lebih kemungkinan yang kedua-duanya tidak menyenangkan. Dilema juga dapat diartikan sebuah situasi yang sulit dan membingungkan.

Dilema moral adalah suatu keadaan apabila seseorang individu atau sekumpulan masyarakat menghadapi satu situasi berkonflik di mana terdapat beberapa pilihan dalam membuat sesuatu keputusan moral. Umumnya, satu dilema moral mengandungi satu isu,dan beberapa karakter tertentu di mana seseorang itu terpaksa membuat sesuatu keputusan. Contohnya ketika dihadapkan sebuah problem kehidupan sehari-hari seperti kasus pencurian yang dilakukan oleh anak dibawah umur. Sangsi hukuman di Indonesia bagi kasus pencurian adalah hukuman kurungan penjara, namun kasus ini dilakukan oleh anak dibawah umur yang belum mengerti dan memahami perbuatannya. Perlu dilakukan tindakan sangsi agar pelaku (anak dibawah umur tersebut) tidak mengulangi kesalahan tersebut. Hal tersebut terjadi dilema moral, maka harus diambil sebuah keputusan/tindakan yang terbaik.

 

Kompetensi Utama dan Kompetensi Penunjang
Sarjana
Teknik Industri Indonesia

Kompetensi utama dan kompetensi penunjang yang harus dimiliki oleh Sarjana Teknik Industri Indonesia adalah mampu mengidentifikasikan, merencanakan, dan memecahkan masalah-masalah perancangan maupun perbaikan sistem yang terdiri dari manusia, material, informasi, peralatan dan sumber daya secara kreatif, mampu mengimplementasikan hasil-hasil pemecahan masalah dan mempunyai wawasan luas sehingga dapat memahami dampaknya terhadap konteks sosial, lingkungan dan konteks lokal maupun global, mampu beradaptasi terhadap teknik dan alat analisis baru yang diperlukan dalam menjalankan praktek profesi ke-teknik-industrian-nya, mampu berkomunikasi dan bekerja-sama secara efektif. memahami dan menyadari tanggung jawab profesi dan etika, mampu membawa atau mengimplementasikan konsep industri ke dalam dunia industri.

 

Referensi:

Id.Wikipedia.org, 2012

http://pendidikanmoral.um.edu.my/uploads/rujukan/real%20life%20dilema.pdf, 2012

Kamus Besar Bahasa Indonesia, dan beberapa laman web lainnya.

 

 

 

 

 

Mau file ini dalam bentuk pdf?


 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s