Karbohidrat VS protein

Posted: November 13, 2011 in HIdup Sehat


    Bagi Anda suka berolahraga yang berhubungan dengan pembentukan tubuh yang ideal atau kebugaran seperti olahraga Gym sepertinya tidak asing dengan mendengar istilah protein. Sumplemen-sumplemen yang disajikan atau lebih tepatnya ditawarkan oleh para pemilik tempat pengelola tersebut lebih banyak mengandung protein. Apakah benar selama berolahraga kita harus memfokuskan asupan makan yang mengandung protein saja?

 

 

 

Kenalan dulu dong…

a. Protein

Protein merupakan suatu zat makanan yang sangat penting bagi tubuh, karena zat ini disamping berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur, Protein adalah sumber asam- asam amino yang mengandung unsur C, H, O dan N yang tidak dimiliki oleh lemak atau karbohidrat. Molekul protein mengandung pula posfor, belerang dan ada jenis protein yang mengandung unsur logam seperti besi dan tembaga. protein ini berperan lebih penting dalam pembentukan biomolekul daripada sumber energi. Namun demikian apabila organisme sedang kekurangan energi, maka protein ini dapat juga di pakai sebagai sumber energi.

Dalam kualifikasi protein berdasarkan sumbernya, telah kita ketahui protein hewani dan protein nabati. Sumber protein hewani dapat berbentuk daging dan alat-alat dalam seperti hati, pankreas, ginjal, paru, jantung , jerohan. Yang terakhir ini terdiri atas babat dan iso (usus halus dan usus besar). Susu dan telur termasuk pula sumber protein hewani yang berkualitas tinggi. Ikan, kerang-kerangan dan jenis udang merupakan kelompok sumber protein yang baik, karena mengandung sedikit lemak, tetapi ada yang alergis terhadap beberapa jenis sumber protein hasil laut ini. Sumber protein nabati meliputi kacang-kacangan dan biji-bijian seperti kacang kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang koro, kelapa dan lain-lain.

 

b. Karbohidrat

    Siapa yang tidak tau dengan nutrisi yang satu ini. Nutrisi yang satu ini banyak terkandung dengan makanan yang ssering kita konsumsi sehari-hari yaitu nasi. Karbohidrat
adalah sumber energi utama dalam tubuh kita. Ada dua macam karbohidrat yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat simpleks. Karbohidrat kompleks misalnya nasi, legumes, biji-bijian, kentang, peas dan jagung. Karbohidrat simpleks adalah gula dan pemanis lainnya. Karbohidrat mengandung energi 4 Kalori per gram.

    Kata profesor id.wikipedia.org, Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur). Pada proses fotosintesis, tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat.

 

 

Analisis berdasarkan sumber yang ada….

Kedua nutrisi tersebut memang dibutuhkan oleh tubuh untuk dijadikan sumber energi. Selain sumber energi, protein juga berfungsi membentuk otot serta memperbaiki otot-otot tubuh yang rusak setelah beraktivitas olahraga. Memang sangat dianjurkan bagi anda pencinta olehraga gym ataupun pekerja fisik yang berat untuk mengkonsumsi makanan yang lebih banyak mengandung protein. Akan tetapi bukan berati melupakan atau menghidari asupan makanan dengan nutrisi lainnya.

 

Karbohidrat saat beraktivitas dan berolahraga

Selama melakukan aktifitas berolahraga, tubuh Anda akan menghabiskan sumber tenaga utama dalam tubuh, yaitu karbohidrat. Karbohidrat dalam tubuh Anda didapat dalam bentuk glikogen yang disimpan di dalam otot. Seiring dengan habisnya glikogen otot, sumber-sumber energi lain pun mulai digunakan. Berita baiknya, Anda akan membakar lemak menjadi sumber energi, tapi berita buruknya, Anda bisa jadi mengurai otot, yang selama ini sudah dengan susah payah Anda pahat. Tidak menyenangkan bukan?

Konsumsi nutrisi otot dengan kombinasi karbohidrat dan protein sebelum berolah raga, mensuplai cukup glikogen untuk latihan Anda, serta memberi asupan protein guna mencegah penguraian otot selama latihan.

 

Karbohidrat setelah berolah raga

Latihan beban tidak hanya membentuk otot, namun juga mengurai otot Anda. Penelitian yang dilakukan oleh Biolo et al. (1995) menyatakan bahwa kecepatan sintesis protein mencapai 108% sedangkan pemecahan protein otot mencapai 51% setelah melakukan gym resistance, sehingga tetap terjadi pembentukan otot karena pembentukannya lebih besar daripada pemecahan yang terjadi.

    Konsumsi karbohidrat setelah berolahraga akan membantu menggantikan glikogen otot yang hilang
dan juga menaikkan hormon insulin Anda. Insulin akan meningkatkan kecepatan sintesis protein otot
membantu proses transportasi asam amino ke dalam jaringan otot Anda, dan menurunkan tingkat pemecahan protein otot. Dengan asupan protein yang tinggi dan karbohidrat yang cukup dari asupan nutrisi Anda, terutama pilihan suplemen setelah latihan, hasil Anda akan semakin maksimal.

 

 


 

Kesimpulan…

 

 

 

Makanan yang kita makan harus seimbang kadar nutrisinya. Walaupun nutrisi protein sangat penting, bukan berati melupakan atau menghidari asupan makanan dengan nutrisi lainnya.

 

 

 

Yuk hidup sehat

 

 

Referensi:

Http://id.wikipedia.org, 2011-11-13

http://www.l-men.com/karbohidrat-dalam-suplemen-anda, 2011

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/18842/4/Chapter%20II.pdf, 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s